Di Publish Pada Tanggal : Senin, 19 Desember 2016 16:33 WIB

Fadli Zon: PDIP Belum Ajukan Nama Calon Pimpinan DPR

Jakarta, HanTer - DPR belum mengagendakan rapat membahas revisi UU nomor 17 tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD antara Badan Legislasi DPR dengan dua pengusul revisi tersebut, kata Wakil Ketua DPR Fadli Zon.

"Belum dibahas karena saya kira masing-maaing anggota masih sibuk dengan kegiatan reses. Banyak yang keluar kota, di Dapil daerah pemilihan masing-masing, ada tugas juga di luar negeri, nanti kita lihat segera mungkin," kata Fadli Zon di Gedung Nusantara III, Jakarta, Senin, (19/12/2016).

Dia mengatakan poin revisi UU MD3 itu adalah penambahan kursi pimpinan MPR/ DPR RI. Namun menurut dia Fraksi PDI Perjuangan belum menyodorkan nama anggota mereka untuk ditempatkan sebagai pimpinan. "Setahu saya Fraksi PDI Perjuangan belum mengajukan nama," ujarnya.

Politikus Partai Gerindra itu mengakui bahwa penambahan kursi Wakil Ketua MPR/ DPR tentu akan berimbas pada penambahan fasilitas pula. Namun menurut dia, pihaknya sudah memperhitungkan adanya hal tersebut.

"Ya tentu diperhitungkan, kalau misalnya itu terjadi tentu harus menyesuaikan penambahan fasilitas," katanya.

Namun Fadli enggan merinci asal anggaran penambahan fasilitas bagi wakil ketua MPR/ DPR RI karena diperkirakan tidak terlalu besar.

Sebelumnya Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengatakan pembahasan revisi Undang-Undang nomor 17 tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD bisa dilakukan saat masa reses "Pembahasan revisi UU MD3 bisa saja dilakukan pada masa reses oleh Badan Legislasi bersama pengusul UU MD3," kata Fahri di Jakarta, Kamis (15/12).

Dia mengatakan pengusul revisi UU MD3 yaitu PDI Perjuangan dan Partai Golkar akan rapat dengan Baleg untuk harmonisasi.

Dia menjelaskan setelah terjadi harmonisasi antara Baleg dengan pihak pengusul, nanti akan dijadwalkan Rapat Paripurna melalui rapat pimpinan dan Bamus.

"Dalam masa-masa reses mereka Baleg dan Bamus juga akan rapat. Mereka juga akan menindaklanjuti jika ada hal-hal yang mendesak pada masa reses," ujarnya.

Fahri berharap paripurna pembahasan revisi UU MD3 dilakukan pada awal masa sidang mendatang sehingga tidak bisa dilaksanakan saat ini.


(Anugrah)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats