Di Publish Pada Tanggal : Kamis, 05 Januari 2017 13:31 WIB

Polda: Kasus Pulomas Bukan Rangkaian Pembunuhan Berencana

Jakarta, HanTer - Kasus perampokan disertai pembunuhan keji di rumah mewah milik Dodi Triono (69) di Pulomas, Jakarta Timur bukanlah suatu rangkaian pembunuhan berencana.

Hingga saat ini pihak kepolisian tidak menemukan apakah pembunuhan Dodi memang direncanakan.

Direktur Reserse dan Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rudy Heriyanto Adi Nugroho menegaskan kasus sadis tersebut tidak menargetkan Dodi seorang yang belakangan umum diketahui adalah seorang arsitek, kontraktor dan pengusaha.

"Pak Dodi memang tidak ditarget untuk pembunuhan," ujar Rudy kepada Harian Terbit di Mapolda Metro Jaya, Kamis (5/1/2017).

Ketika ditanyakan apakah kemungkinan seseorang yang berkemampuan dan mungkin memiliki hutang kepada Dodi atau persoalan bisnis lainnya yang hanya diketahui almarhum kemudian Dodi dihabisi.

Mantan Kapolres Jakarta Barat itu pun mengungkapkan tidak ada persoalan tersebut.

"Tidak ada motif itu, kalau memang seperti itu, perampok langsung datang dan membacoknya, ini murni perampokan," pungkas Rudy.

Sementara itu Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan penelusuran mengenai motif lain dari perampokan tersebut sudah dilakukan.

"Sudah kami telusuri, ini memang perampokan, mereka berkomplot merampok, jadi bukan pembunuhan berencana," ujar Argo.

Dari pantauan Harian Terbit salah satu tersangka Iyu Pane yang sudah berhasil dibekuk di Medan langsung digiring ke dalam mobil tahanan dimana sebelumnya tersangka lain diketahui bernama, Ramlan Butar Butar, Erwin Situmorang, Sinaga terpaksa tewas ditembak lantaran mencoba melakukan perlawanan.

Dari aksi perampokan ini 6 dari 11 korban yang disekap dalam satu kamar mandi meninggal dunia kehabisan oksigen, karena kamar mandi yang sempit itu ditinggalkan perampok dalam kondisi terkunci dan lampu mati.

Kasus ini menyita perhatian publik karena tidak saja menewas Dodi tapi juga anaknya yang masih kecil bersama teman kecilnya.

Korban tewas yaitu pemilik rumah Dodi Triono, anak nomor 1 Diona Arika Andra Putri (16), anak nomor 3 Dianita Gemma (10), Amel (10) temannya Gema, Yanto (sopir), serta Tasrok (40), juga sopir.
Sedangkan korban selamat: Emi (41), Zanette (13), anak nomor 2 pemilik rumah, serta tiga pembantu rumah tangga yakni; Santi (22), Fitriani (24), serta Windy (23).


(Danial)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats