Di Publish Pada Tanggal : Selasa, 10 Januari 2017 13:36 WIB

Diskriminasi Dalam Sidang Ahok Disorot, Hingga Tak Kunjung Dipenjara

Jakarta, HanTer - Sidang ke 5 kasus penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok kembali dikawal oleh massa Umat Islam dari berbagai elemen organisasi, diantaranya dari Persaudaraan Muslimin Indonesia (PARMUSI), Front Pembela Islam (FPI) dan Jawara Betawi.

KH. Muhammad Khaththath yang kembali hadir dalam aksi bela Islam nampak menaiki mobil komando dan melakukan orasi, menenangkan massa dan berdoa.

"Kita doakan sidang berjalan lancar dan Ahok segera ditahan, takbir! Umat Islam Indonesia menunggu keputusan hakim, agar segera menahan Ahok," ujar Muhammad dari atas mobil komando, Selasa (10/1/2017).

Hingga siang hari ini pantauan Harian Terbit, secara bergantian orator terus membakar semangat para aktivis aksi bela Islam dalam mengawal sidang ahok dengan menerikan yel-yel tangkap dan segera penjarakan Ahok.

Sementara itu terdengar dengan lantang seorang orator yang tengah berpidato layaknya seorang Singa Podium mengatakan sudah terjadi diskriminasi.

"Diskriminasi mulai pada sidang ke 4 karena tidak bisa disiarkan secara live, padahal sudah jelas Ahok memecah persatuan dan kesatuan bangsa," tegasnya.

Kemudian bergantian lagi para orator dari Laskar Pembela Islam (LPI), Aliansi Pergerakan Islam (API), Mujahidin Pembela Islam (MPI), Front Pembela Islam (FPI), Persaudaraan Muslimin Indonesia (PARMUSI), Harokah Sunniyah untuk Masyarakat Islami (HASMI), Jawara Betawi, Macan Kramat Jati menyerukan segera tangkap dan tahan Ahok terdakwa penista agama.
 


( Danial)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats