Di Publish Pada Tanggal : Jumat, 17 Februari 2017 22:25 WIB

33 Saksi Kuatkan TPPU Bambang Irianto

Jakarta, HanTer - Komisi Pemberantasan Korupsi memeriksa sebanyak 33 saksi terkait perkara indikasi tindak pidana pencucian uang dengan tersangka Wali Kota Madiun, Jawa Timur, Bambang Irianto.
 
"Terkait dengan penyidikan perkara indikasi tindak pidana pencucian uang ini, penyidik hari ini (Jumat) mulai melakukan pemeriksaan saksi-saksi di Polres Madiun yaitu sebanyak 33 orang saksi untuk tersangka Bambang Irianto dalam perkara indikasi tindak pidana pencucian uang," kara Juru Bicara KPK Febri Diansyah di gedung KPK, Jakarta, Jumat (17/2/2017).
 
Febri mengatakan ada beragam latar belakang dari saksi-saksi yang diperiksa oleh penyidik terkait indikasi tindak pidana pencucian uang dengan tersangka Bambang Irianto tersebut.
 
"Mulai dari pejabat-pejabat di pemerintahan kota Madiun, pengurus CV atau perusahaan, kepala dinas, ada pihak perbankan, dan pejabat lain di Kota Madiun dari berbagai dinas," ucap Febri.
 
Selain itu, Febri menyampaikan bahwa KPK melakukan perpanjangan penahanan tahap kedua selama 30 hari terhadap tersangka Bambang Irianto terkait dengan tindak pidana korupsi pembangunan Pasar Besar Madiun.
 
"Perpanjangan penahanan dilakukan mulai 21 Februari sampai 22 Maret 2017," ucap Febri.
 
Sebelumnya, KPK telah menetapkan Wali Kota Madiun Bambang Irianto sebagai tersangka terkait indikasi tindak pidana pencucian uang (TPPU) dalam pengembangan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi terkait dengan pembangunan Pasar Besar Kota Madiun tahun 2009-2012.


(safari)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats