Di Publish Pada Tanggal : Minggu, 12 Maret 2017 20:30 WIB

Dukung Ahok-Djarot, Eks Pengurus Ranting Gerindra Terancam Pidana

Jakarta, HanTer -  Ranting Gerindra Duren Sawit, Duren Sawit, Jakarta Timur akan menempuh jalur hukum terhadap deklarasi dukungan terhadap pasangan calon Ahok-Djarot oleh Achmad Hidayat, dan Maulana Yusuf yang telah menyalahi prosedur dan berindikasi pidana. Pasalnya, kedua mantan pengurus ranting Gerindra Duren Sawit, Duren Sawit, Jakarta Timur itu menyalahgunakan atribut partai saat prosesi deklarasi.
 
"Mereka (Achmad dan Maulana) mengaku sebagai pengurus ranting Partai Gerindra. Serta menggunakan atribut (seragam) berlogo partai Gerindra. Padahal mereka sudah tidak lagi pengurus," kata Ketua DPC Gerindra Jakarta Timur, Adi Kurnia Setiadi di Jakarta, Ahad (12/3/2017).
 
Menurut Adi, insiden tersebut akan dilaporkan ke pihak Bawaslu, karena termasuk pelanggaran administratif. Selain itu, pihak Gerindra juga akan menempuh jalur hukum untuk menindaklanjuti indikasi pencatutan lambang dan atribut partai Gerindra. Termasuk upaya provokasi terhadap relawan Anies-Sandi lainnya dari prosesi deklarasi lepas baju seragam Gerindra.
 
"Kami akan melakukan upaya hukum. Nanti tim dari advokasi partai yang akan menindaklanjuti," tegas pria yang menjabat Bendahara Umum DPP Himpunan Advokat Muda Indonesia itu.
 
Adi sangat meyayangkan karena dua mantan pengurus ranting Gerindra telah mencatut atribut dan membawa nama partai Gerindra. Sehingga hal tersebut  sudah memecah belah partai politik dan provokasi. Serta mempengaruhi psikologis para pemilih Paslon nomor tiga," papar Adi.
 
Pihak Gerindra juga sangat menyesalkan tindakan oknum partai PDIP yang memanfaatkan kedua orang mantan pengurus ranting tersebut untuk kepentingan politik tidak sehat. Meski demikian, Adi belum dapat memastikan apakah pihaknya akan melaporkan oknum tersebut ke pihak berwajib atau tidak.
 
 
Terpisah, Achmad mengaku dirinya dijebak dan dijanjikan sejumlah uang dan program oleh oknum pengurus PDIP.Bahkan rencananya, usai deklarasi itu, keduanya diminta menemui salah satu oknum pengurus PDIP terkait iming-iming uang yang dijanjikan.
 
"Saya menyesal, karena telah dijebak untuk melakukan deklarasi atas nama pengurus ranting Kecamatan Duren Sawit Partai Gerindra Jakarta Timur. Ada (oknum) pengurus partai (PDIP) janjikan program, tapi belum tahu program apa. Selasa (14/3) nanti, kita (Achmad dan Maulana) disuruh ketemu untuk menerima sejumlah uang yang dijanjikan," ungkap Achmad.
 
Terkait status kedua oknum itu di Gerindra, pihak partai telah memberhentikan Achmad dari jabatannya sebagai Ketua Ranting Partai Gerindra Kelurahan Duren Sawit, 18 Februari 2017 lalu. Dua hari kemudian, Maulana juga telah diberhentikan sebagai anggota pengurus ranting yang sama. Keduanya diberhentikan karena memang sudah selesai masa jabatan di kepengurusan ranting kelurahan Duren Sawit Partai Gerindra. Namun, keduanya, masih aktif sebagai simpatisan darinpartai besutan Prabowo Subianto tersebut.
 
Meski insiden deklarasi dengan atribut partai Gerindra masih dalam proses penyelesaian, namun kedua oknum tersebut masih belum bisa bernapas lega. Mengingat, tekanan intimidasi dari internal partai Gerindra dan PDIP masih menghantui keduanya. Maulana sendiri beberapa kali ragu untuk pulang ke rumahnya karena takut diintimidasi. Apalagi, warga Pondok Kelapa, Jaktim itu mengaku tinggal tidak jauh dari kantor PAC PDIP dan anggota partai terkait.
 
"Saya pulang gimana nih, Pak. Takutnya nanti warga malah ngamuk-ngamuk," keluhnya saat masih diamankan di kantor DPC Partai Gerindra Jakarta Timur.
 
Sebelumnya, Achmad dan Maulana, mendeklarasikan diri terkait dukungan kepada Ahok-Djarot di Restoran Nay Jl. Laut Arafuru, Duren Sawit, Sabtu (11/3) sore. Saat itu, kedua eks pengurus ranting partai Gerindra itu, diminta secara simbolis melepaskan seragam putih berlogo partai Gerindra. Lalu, keduanya dikenakan kemeja kotak-kotak khas relawan pendukung Ahok-Djarot. 


(Safari)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats