Di Publish Pada Tanggal : Selasa, 21 Maret 2017 09:30 WIB

Anies-Sandi Diserang Kamapanye Hitam, Taufik: Tim Ahok-Djarot Panik

Jakarta, HanTer - Wakil Ketua Tim Pemenangan Pasangan Calon Gubernur (Cagub)-Wakil Gubernur (Cawagub) DKI Jakarta, Anies Baswedan-Sandiaga Uno, Muhammad Taufik, mengatakan, seiring meningkatnya elektabilitas Anies-Sandi dan terus mengalirnya dukungan masyarakat tim dan relawan Ahok-Djarot panik. Hal itu terlihat dari banyaknya kecurangan dan Black campaign  (kampanye hitam) yang menyerang Anies-Sandi.

Misalnya, kata Taufik, black campaign akad syariat Islam, kecurangan daftar pemilih tetap invalid yang ditemukan tim alumni Institut Teknologi Bandung (ITB), permasalahan surat keterangan (suket) dan potensi kecurangan lainya yang ditemukan pada Pilkada Putaran kedua. Termasuk soal pelaporan hukum atas kasus pribadi Anies-Sandi yang terus ditindaklanjuti oleh aparat penegak hukum. 

"Segala temuan potensi kecurangan kami laporkan ke pihak terkait. Kami ingin mewujudkan demokrasi yang jujur, adil dan bersih. Jadi ayolah kita berkompetisi akhlak dan program saja," kata Muhammad Taufik di Posko Pemenangan anies-Sandi Jalan Cicurug 6, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (20/3/2017).

Taufik menjelaskan, berdasarkan evaluasi Daftar Pemilih Tetap (DPT) Putaran Pertama yang dibantu oleh tim alumni ITB, pihaknya menemukan sekitar 300.000 lebih DPT invalid di Jakarta dengan 12 kategori.

Salah satunya, di Jakarta Barat. Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tidak berjumlah 16 digit saja ada 12.174, NIK berakhiran '0000' ada 7, NIK Kode kab/kota '00' ada 67, Kartu keluarga (KK) berdomisili diluar DKI 2.963, KK berdomisili diluar Jakarta Barat ada 4604, KK format tanggal perekaman tidak terbca format tanggal ada 1009, KK terbit sebelum 2005 ada 147, KK terbit setelah penetapan DPT 6 Desember 2016 ada 620.

Selain itu, NIK format tanggal tidak terbaca atau tidak sesuai jenis kelamin ada 3650, NIK Kode propinsi diluar dalam wilayah kependudukan ada 15, NIK Kode Kabupaten/kota diluar dalam wilayah kependudukan 2805, dan NIK Kode kecamatan diluar dalam wilyah kependudukan ada 792. Total dari 12 kategori itu berjumlah 28.853 daftar pemilih invalid. Selain itu, kata dia, ada Daftar Pemilih ganda yang berjumlah 477.

Taufik mengemukakan, pihaknya juga mempertanyakan permohonan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) perihal dikeluarkannya 500.000 blanko KTP elektronik. Padahal, Pelaksana Tugas (PLT) Gubernur DKI Jakarta, Sumarsono menyebut hanya butuh 57.000 blanko. Termasuk soal penggunaan surat keterangan (Suket) yang boleh digunakan tanpa perlu membawa KK.

Alumni ITB, Akhmad Syarbini (Abi) yang hadir dalam pemaparan potensi kecurangan Pilkada putaran kedua itu menilai data yang disampaikan itu hanya berpatokan dari DPT belum DPT tambahan.

Dia pun menjamin data tersebut bukanlah asal bunyi, melainkan dari hasil penelitian ilmiah. "Kami adalah bagian dari salah satu masyarakat yang peduli pilkada. Kami ingin pilkada ini dikawal demokratis," ungkapnya.
 


(Sammy)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats