Di Publish Pada Tanggal : Rabu, 29 Maret 2017 14:47 WIB

Pertemuan Kemenpora-UNPFA Bahas Persoalan dan Optimalisasi Pemberdayaan Pemuda

Jakarta, HanTer - Optimalisasi pemberdayaan pemuda menjadi hasil dari kunjungan pengurus United Nations Population Fund Activities (UNPFA) Arnette Sachs Robertson, ke kantor Kemenpora yang diterima oleh Sesmenpora Gatot S. Dewa Broto, didampingi Asdep Kemitraan dan Penghargaan Pemuda Wisler Manalu, Asdep Peningkatan Iptek dan Imtaq Pemuda Esa Sukmawijaya, Sesdep Imam Gunawan.
 
Tak sendirian, Arnette Sachs Robertson didampingi oleh pengurus UNPFA lainnya seperti Margaretha Sitanggang, Anggraini Sari dan Milliana Endah, kala diterima Sesmenpora  di ruang kerjanya lantai 3 Kemenpora Senayan, Jakarta, Rabu (29/3/2017).
 
Pasca pertemuan, Sesmenpora mengatakan jika kedatangan pengurus UNPFA merupakan kunjungan kehormatan yang telah lama diagendakan, namun baru pada kesempatan ini berlangsung. Dalam pertemuan itu dibahas mengenai masalah-masalah kepemudaan. 
 
"Banyak konsen yang disampaikan khususnya masalah kepemudaan. Beliau Mrs. Arnette ingin adanya pemberdayaan optimalisasi masalah kepemudaan seperti bonus demografi," ujar Sesmenpora Gatot S. Dewa Broto.
 
Bonus demografi lanjut Sesmenpora, dapat berefek positif dan negatif, berefek baik apabila dapat diberdayakan sebaliknya akan berefek buruk apabila para pemuda masuk dalam narkoba, pengangguran dan aksi terorisme. 
 
"Beliau ingin adanya interaksi yang lebih intensif dengan pemerintah khususnya Kemenpora tetapi ada beberapa kendala yakni draf Keputusan Presiden (Keppres) beberapa tahun telah di gagas tetapi hingga saat ini belum tuntas," jelas Sesmenpora.
 
Gatot berharap, Keppres atau nantinya berbentuk Instruksi Presiden (Inpres) masalah kepemudaan dapat selesai pertengahan tahun ini karena Keppres ini selain ditunggu lembaga-lembaga nasional juga dinantikan oleh pihak asing. 
 
"Semoga dari pihak UNPFA anggaran tidak menjadi alasan yang utama karena terkait anggaran seperti itu dapat di create sedemikian rupa dan akan banyak pihak terkait," tuturnya.
 
Gatot pun optimis jika anggaran kepemudaan di Indonesia tidak hanya di Kemenpora tetapi tersebar di kementerian/lembaga lainnya. "Dengan adanya kunjungan ini saya akan banyak mengembangkan beberapa hal "seksi" di kepemudaan dengan kemasan yang bagus, sehingga akan timbul kepercayaan publik bahwa Kemenpora mampu mengembangkan kepemudaan menjadi lebih baik," pungkasnya.


(Hermansyah)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats