Di Publish Pada Tanggal : Minggu, 09 April 2017 20:01 WIB

Jutaan Nahdiyin Bergerak Hadapi Ancaman terhadap NKRI

HASIDOARJO, Hanter - Jutaan warga nahdliyin mengikuti istighosah kubro di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Minggu (9/4/2017).  Jutaan Nahdiyin ini siap menghadapi ancaman terhadap NKRI, NU hadir tepat pada waktunya. Jutaan nahdliyin Minggu (9/4/2017) memenuhi Stadion Gelora Delta, Sidoarjo. 
Situasi ini tak kalah dengan aksi 212, 414 beberapa waktu lalu yang dibungkus nuansa politik, Acara istighosah bertemakan 'Mengetuk Pintu Langit, Menggapai Nurulloh'. 
 
“Ini tidak lepas dari peristiwa di Tanah Air yang terjadi belakangan ini, dan menimbulkan wacana dunia bahwa Islam moderat di Indonesia telah mati. Maka NU siap menjawabnya. Bahwa mayoritas muslim di Indonesia yang selama ini menjadi silent majority masih memiliki komitmen kuat untuk menghadirkan pola beragama dan berbangsa yang tawassuth (moderat), tasamuh (toleran), tawazun (seimbang), i’tidal (adil) dan menjalankan visi rahmatan lil alamin,” demikian disampaikan pengurus PWNU Jatim yang  Minggu (9/4/2017).
 
Dalam istighosah kubro tersebut dihadiri Rais Am Pengurus Besar NU KH Ma'ruf Amin, Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj, kiai sepuh disusul dan juga Ketua PWNU Jawa Timur KH Hasan Mutawakkil Alallah. Tampak hadir pula Ketua Umum Muslimat NU yang juga Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa.
 
“Anda saksikan sendiri betapa wajah-wajah ikhlas untuk Indonesia, bersimpuh tanpa pamrih memohon kepada Allah swt. agar negeri ini diberikan ketentraman. Mereka berangkat dengan bekal sendiri, bersih-bersih sendiri untuk menggapai ridho-Nya,” tambahnya.
 
Istighotsah ini memang dijauhkan dari kepentingan politik. Meski para pejabat hadir, tetapi mereka tidak diberi waktu untuk menyampaikan sambutan. Ini semata-mata demi bersihnya niat, semata-mata  karena Allah SWT.
 
Tampak hadir dalam acara itu, para pejabat, ulama dan kiai. Dalam pantauan dilapangan  hampir semua pejabat teras Jatim dan para kiai serta ulama hadir di acara ini. Mereka memberikan apresiasi  tema yang diangkat PWNU, “Mengetuk Pintu Langit, Menggapai Nurullah.”
 
Di atas podium utama terlihat Gubernur Jatim Soekarwo, Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin, Wakapolda Jatim Brigjen Pol Gatot Subroto, Bupati Sidoarjo Saiful Ilah serta sejumlah Bupati dan Wali Kota di Jatim yang dari kalangan nahdliyin. Mereka menggunakan baju putih-putih. Ada juga Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa dan pengurus teras Muslimat NU lainnya.
 
Selain para pejabat, tentu, tokoh-tokoh NU mendominasi acara. Ketika berita ini diturunkan, Rais Aam PBNU, KH Ma’ruf Amin, memberikan sambutannya. Tampak juga Wakil Rais Aam PBNU KH Miftakhul Akhyar, Ketua PWNU Jatim KH Hasan Mutawakkil Alallah, serta kiai berpengaruh NU, antara lain KH Anwar Iskandar dan para kiai lainnya. Tidak sedikit dari jamaah yang meneteskan air mata.
 
"350 ribu dari PCNU-PCNU. Lalu ditambah badan otonom seperti Muslimat NU, Fatayat, Ansor dan lainnya. Kemudian ditambah warga umum Sidoarjo dan Surabaya. Bila ditotal jamaah istighosah kubro mencapai jutaan peserta," terang Ketua Panitia Achsanul Haq.
 
Pelaksanaan istighosah kubro tersebut mendapat pengamanan ketat dari Polda Jatim dan Polresta Sidoarjo. Dimana sebanyak 8000 personel diterjunkan.


(LTG)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats