Di Publish Pada Tanggal : Jumat, 21 April 2017 11:40 WIB

HMI Kecewa Tuntutan Ahok Tidak Timbulkan Efek Jera

Jakarta, HanTer - Ketua PB Himpunan Mahasiswa Islam Mulyadi P. Tamsir mengatakan, dalam menyikapi pembacaan tuntutan jaksa atas kasus penistaan agama oleh Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok perlu dicermati.

"Kita mengapresiasi objektivitas jaksa dalam melakukan penilaian terhadap kasus penistaan agama sehingga Ahok) dinyatakan bersalah dan terbukti melakukan penistaan agama," ujar Mulyadi kepada Harian Terbit di Jakarta, Jumat (21/4/2017).

Mulyadi menjelaskan kekecewaan umat Islam terutama yang mengawal proses sidang adalah hal yang wajar.

"Namun sayangnya objektifitas tersebut tidak diiringi independensi dan profesionalisme jaksa sebagai penegak hukum sehingga tuntutan jaksa penuntut umum dengan menuntut selama 1 tahun dengan masa percobaan selama 2 tahun tidak memenuhi aspek keadilan hukum dan rasa keadilan masyarakat," paparnya.

HMI menilai masalah ini menjadi suatu preseden buruk dalam dunia hukum di Indonsia.

"Hal tersebut adalah bukti lemahnya proses penegakan hukum di Indonesia dan akan berimplikasi pada hilangnya kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum sebagai tempat untuk mendapatkan keadilan," ungkapnya.

Ditambahkannya lagi rendahnya tuntutan jaksa penuntut umum tersebut jika sepenuhnya diterima oleh hakim dalam memberikan vonis hukuman terhadap Ahok.

"Maka putusan tersebut tidak akan memberikan efek jera dan akan menjadi yurisprudensi baru pada kasus penistaan agama serta dikhawatirkan kemudian hari akan banyak muncul kasus-kasus penistaan agama yang dapat mengancam toleransi dan keutuhan negara Republik Indonesia," pungkas Mulyadi.
 


( Danial)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats